FIK UPN Veteran Jakarta Sukses Laksanakan Terbang Perdana Pesawat Rancangan Mahasiswa pada Proyek Aeromodeling
FIK UPN Veteran Jakarta Sukses Laksanakan Terbang Perdana Pesawat Rancangan Mahasiswa pada Proyek Aeromodeling
BSD, Tangerang Selatan - 15 November 2025. Fakultas Ilmu Komputer Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (FIK UPNVJ) melalui Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Robotika bidang Aeromodeling berhasil melaksanakan terbang perdana pesawat model hasil rancangan dan produksi internal yang dikerjakan oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Aeromodelling BSD ini merupakan bagian dari program pengembangan riset teknologi aeromodeling yang dikelola secara ilmiah dan kolaboratif di lingkungan fakultas. Uji terbang dilakukan secara mandiri dan tanpa mengundang pihak eksternal guna memastikan fokus penelitian tetap terjaga dan menghindari potensi misinformasi publik.
Hari itu, bukan sekadar uji coba. Bagi keluarga besar FIK UPN Veteran Jakarta, ini adalah momen monumental sebuah tonggak yang menandai dimulainya perjalanan panjang menuju pengembangan kompetensi mahasiswa dalam teknologi kedirgantaraan, robotika terbang, dan inovasi aeronautika berbasis riset kampus.
Keberhasilan ini tak lepas dari Kolaborasi Dosen, tendik dan bimbingan Pak Wahyu, seorang berpengalaman sekaligus praktisi ahli di bidang aeromodeling dan robotika terbang. Sebagai pembimbing, ia menekankan bahwa pencapaian kali ini adalah fondasi berharga, “tangga pertama” menuju kompetensi yang lebih strategis bagi mahasiswa.
Awal yang Sederhana, Langkah yang Strategis
Pagi itu, angin di sekitar kawasan BSD bergerak relatif stabil ideal bagi penerbangan perdana. Tim aeromodeling, bagian dari Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Robotika bidang Aeromodeling, telah menyiapkan rangka pesawat, sistem radio kontrol, konfigurasi sayap, hingga penyeimbangan titik gravitasi menggunakan metode yang berulang kali diuji di laboratorium kampus.
Ketika pesawat mulai memutari landasan sebelum lepas landas, seluruh tim menahan napas. Waktu yang hanya beberapa detik itu terasa panjang bagi mereka yang berada di garis depan pembangunan teknologi ini.
Begitu pesawat mengangkat nose-nya, naik perlahan, dan akhirnya mengudara stabil, suasana berubah menjadi riuh. Para dosen tersenyum lebar. Sementara itu, pembimbing praktisi, Wahyu Ardi C, tampak memperhatikan dengan penuh kebanggaan.
“Ini cikal bakal dan modal berharga bagi mahasiswa untuk memasuki tangga pertama keahlian strategis,” ujar Wahyu, yang selama ini menjadi tim Peneliti dari unsur praktisi aeromodeling FIK UPNVJ.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan hari ini adalah titik penting dalam pembentukan budaya rekayasa teknologi di kampus. Aeromodeling, menurutnya, merupakan gerbang awal menuju kemampuan desain UAV, teknologi pemetaan udara, sistem avionik, hingga simulasi penerbangan mandiri.
Dukungan Pimpinan Fakultas
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan internal FIK UPNVJ, yaitu:
-
Dekan FIK, Prof. Dr. Ir. Supriyanto, ST., M.Sc., IPM
-
Wakil Dekan II sekaligus Ketua TIM Pengembang Aeromodeling, Dr. Bambang Saras Yulistiawan, ST., M.Kom
-
Koordinator Program Studi Informatika sekaligus Wakil Ketua TIM Pengembang Aeromodeling, Dr. Ridwan Raafi’udin, S.Kom., M.Kom
Ketiganya menyaksikan langsung proses persiapan teknis, kalibrasi sistem, hingga keberhasilan pesawat mengudara.
Dekan FIK menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan riset yang bersifat multidisipliner.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita mampu menerapkan ilmu rekayasa, informatika, dan teknologi secara integratif. Ini langkah awal yang sangat penting dalam membangun kapasitas riset aeromodeling dan teknologi strategis lainnya,” ujar Prof. Supriyanto.
Wakil Dekan II, Dr. Bambang Saras Yulistiawan, menambahkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, dosen, tendik, dan praktisi menjadi faktor utama keberhasilan riset tersebut.
“Anak-anak kita hari ini telah menunjukkan kemampuan unggul di bidang aeromodeling. Keberhasilan ini bukan titik akhir, tetapi titik awal,” ujarnya.
“Kita berharap pencapaian seperti ini nantinya dapat diarahkan ke bidang strategis yang lebih luas, bahkan memberikan kontribusi pada program ketahanan nasional.”
Landasan Teknologi yang Dibangun dari Nol
Pesawat aeromodeling yang diterbangkan hari ini bukan produk instan. Menurut catatan tim, pengerjaannya memakan waktu lebih dari dua bulan, melibatkan serangkaian proses teknis mulai dari:
-
desain struktur airframe berbasis foam composite,
-
perhitungan aerodinamika,
-
pengembangan sistem kendali dan distribusi berat,
-
pemasangan elektronik seperti ESC, servo, flight controller, dan transmitter,
-
hingga uji coba darat (ground test),
-
serta simulasi penerbangan menggunakan software khusus aeromodeling.
Mahasiswa tidak hanya belajar merakit, tetapi juga memahami scientific principles: gaya angkat, thrust, drag, center of gravity, sudut attack, hingga perhitungan wing loading. Semua proses dilakukan secara sistematis dan didampingi oleh dosen serta praktisi.
Menurut Pak Wahyu, keberhasilan hari ini menunjukkan bahwa mahasiswa FIK memiliki kemampuan lebih luas daripada sekadar coding dan pengembangan software.
“Kemandirian dalam merancang pesawat model membutuhkan pemahaman multidisiplin: fisika, komputasi, elektronika, hingga intuisi mekanika,” jelasnya. “Anak-anak terbukti mampu. Ini modal emas untuk masa depan mereka.”
Yang membuat pencapaian ini menjadi unik adalah model kerja kolaboratifnya. Pesawat yang terbang hari ini adalah hasil integrasi pengetahuan dari berbagai unsur:
TIM Pengembang Aeromodeling Unsur Pakar/Praktisi
-
Wahyu Ardi C
TIM Pengembang Aeromodeling dari Dosen
-
Dr. Bambang Saras Yulistiawan, S.T., M.Kom
-
Dr. Ridwan Raafi’udin, S.Kom., M.Kom
-
Neny Rosmawarni, S.Kom., M.Kom
-
Dr. Hengki Tamando Sihotang, S.Kom., M.Kom
-
Galih Prakoso Rizky A, S.Kom., MMSI
-
Rr. Octanty Mulyaningtias, S.Kom., M.Sc
TIM Pengembang Aeromodeling dari Tenaga Kependidikan
-
Rohani Situmorang, A.Md.Kom
-
Didit Suryahartono, S.Kom
-
Rayhan Athaya Noor Hidayat, S.Kom
TIM Pengembang Aeromodeling Unsur Mahasiswa (13 orang)
Daftar nama lengkap mahasiswa yang terlibat menjadikan proyek ini sebagai sarana belajar lintas angkatan yang sangat solid:
Muhamad Zaky Ramadhan, Iqbal Fardhani Pohan, Andrew Joshua Parulian Siagian, Muhammad Mumtaaz Raihaan Thaariq, Muhammad Fahmi Hamzah, Akbar Fitri Andhika, Andika Rafa Akbar, Praffi Ramadhani, Muhammad Afif Fadhilah, Rafael Ananta Razid, Putri Yuliana Alisia, Taufiq Maulana P, dan Akbar Dwi Maulana.
Model kolaborasi multi-unsur inilah yang mulai menjadi ciri khas KSM Robotika FIK UPNVJ selama beberapa tahun terakhir memadukan wawasan akademik, keterampilan teknis praktisi, serta antusiasme mahasiswa yang bersemangat belajar hal-hal baru.
Aspek Penelitian dan Teknologi
Tahapan yang dilakukan meliputi:
-
perancangan struktur pesawat berbasis simulasi aerodinamika,
-
pengujian material dan fabrikasi kerangka,
-
perakitan sistem elektronik dan flight controller,
-
kalibrasi sistem kendali,
-
ground test dan verifikasi mekanik,
-
uji terbang di lapangan.
Pesawat berhasil terbang dengan stabil pada percobaan pertama setelah melalui serangkaian kalibrasi dan pengecekan teknis.
Arah Pengembangan Ke Depan
FIK UPNVJ berkomitmen memperluas risetnya, Keberhasilan terbang perdana ini menjadi modal penting bagi FIK UPNVJ untuk memperluas ke bidang yang lebih strategis. Fakultas telah merencanakan pengembangan riset lanjutan seperti:
-
autonomous fixed-wing system,
-
drone pemetaan udara,
-
sistem navigasi berbasis AI,
-
analisis data penerbangan untuk riset lanjutan,
-
potensi kontribusi terhadap teknologi strategis nasional.
Penutup
Keberhasilan terbang perdana ini menjadi tonggak awal yang memperkuat posisi FIK UPN Veteran Jakarta dalam pengembangan teknologi aeromodeling berbasis riset. Fakultas akan terus mendorong kolaborasi interdisipliner dan inovasi mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat dan negara.
Apa Reaksi Anda?